
Banyak jenis harddisk dan file system pada harddisk yang berkembang saat ini PATA,SATA, FAT32, NTFS, dan RAID adalah beberapa di antaranya.Untuk bisa mengoptimalkan performa dari hardisk tersebut, pada “Cover Story” kali ini tip dan trik seputar harddisk yang tentunya akan berguna untuk Anda Saat ini kapasitas penyimpanan sebuah harddisk berkembang secara pesat, kapasitas harddisk yang tadinya hanya berkisar antara 4 GB–60 GB saat ini sudah mencapai ukuran 750 GB. Sepertinya kita hanya perlu menunggu sebentar saja untuk melihat kehadiran harddisk dengan kapasitas 1 Terabyte atau setara dengan 1000 GB. Selain besar kapasitas, kecepatan dari suatu harddisk untuk memindahkan data juga masih menjadi alasan utama orang membeli sebuh harddisk. Seiring berkembangnya teknologi, kecepatan dari harddisk tersebut juga ikut berkembang pula. Untuk harddisk yang biasa digunakan dalam PC desktop mempunyai kecepatan putar 5.400 rpm dan 7.200 rpm, untuk jenis harddisk ATA atau yang sekarang dikenal dengan PATA (Parallel ATA).
Jenis ini mampu melakukan transfer data sampai 50 MB/s. Sedangkan untuk jenis SCSI, yang biasanya dipakai dalam server mempunyai kecepatan putar 10.000 rpm sampai dengan 15.000 rpm. Harddisk ini memiliki kecepatan transfer data sampai 80 MB/s. Berbeda dengan desktop, notebook juga mempunyai harddisk yang berdimensi lebih kecil dari harddisk PC desktop dan hanya mempunyai kecepatan putar 4.200 rpm sampai 5.400 rpm. Namun, baru-baru ini telah muncul harddisk notebook yang mempunyai kecepatan sampai 7.200 rpm. Satu lagi jenis harddisk yang saat ini membanjiri pasaran di tanah air, yaitu jenis SATA (Serial ATA). Ketika pada generasi pertama teknologi SATA diperkenalkan tahun 2003, harddisk SATA tersebut mempunyai kecepatan transfer data sebesar 1.2 Gb/s atau setara dengan 150 MB/s.
Harddisk SATA jenis ini disebut juga dengan SATA/150. Seiring waktu, teknologi SATA juga ikut berkembang. Saat ini harddisk SATA sudah mencapai jenis SATA 3 Gb/s atau disebut dengan SATA II atau SATA/300. Kecepatan transfer data dari harddisk jenis SATA II ini mampu mencapai 3 Gb/s atau setara dengan 300 MB/s.Untuk lebih mengoptimalkan kinerja harddisk tersebut, kami akan memberikan beberapa tip dan trik seputar harddisk tersebut dalam platform Windows XP.
Dimulai dari tip yang paling mendasar, yaitu mengenai instalasi sebuah harddisk baru ke dalam PC desktop. Bagaimana cara mempartisi yang aman terhadap harddisk dan bagaimana cara memformat terhadap harddisk baru. Kemudian cara mengonversi file system dari FAT32 ke NTFS dan sebaliknya juga akan kami berikan di sini. Hal tersebut dilakukan untuk bisa lebih mengoptimalkan performa dari harddisk yang baru dan juga supaya ketika harddisk tersebut diinstal dengan operating system Windows, tidak akan terjadi error atau kesalahan yang disebabkan karena Anda salah melakukan partisi dan format terhadap harddisk baru tersebut. Kemudian tip dan trik akan dilanjutkan dengan bagian-bagian yang cukup sulit dan memerlukan sedikit pengetahuan tentang harddisk dan PC, beberapa di antaranya kami akan mencoba memberikan tip bagaimana cara membuat RAID-5 dari harddisk tanpa tambahan controller apapun di dalam Windows XP. Yang tentunya Anda tahu bahwa Windows XP hanya mendukung RAID-0 saja.
Partisi dan Format
Sebelum menginstal harddisk baru kedalam PC, terlebih dahulu tentukan apakah Anda hanya akan memakai satu harddisk saja atau lebih. Untuk harddisk dengan jenis PATA, jika Anda hanya memakai satu harddisk saja maka pindahkan jumper harddisk yang terletak di belakang ke dalam posisi “master”. Jika Anda memakai lebih dari satu unit harddisk, pindahkan jumper pada harddisk yang lain keposisi “slave”. Berbeda jika Anda memakai hardisk jenis SATA, harddisk jenis ini tidak memiliki jumper di sisi belakang sehingga harddisk SATA sepenuhnya dikendalikan oleh port SATA yang ada di motherboard dan setting di dalam BIOS. Untuk harddisk jenis SCSI, Anda juga harus menentukan jumper ID-nya. Khusus untuk harddisk jenis ini memang sedikit rumit, namun dengan sedikit usaha Anda akan berhasil menginstal harddisk jenis ini.